Link Partners

Header Ads

Kucing Makan Di Tepian Auditorium Untan

Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan) dikunjungi oleh kumpulan awan hitam yang dibawah oleh angin. Kedatangan awan hitam itu membentuk titik hitam yang sangat besar seolah terlihat seperti badai akan datang. Tak menunggu lama hujan pun telah mendarat di bumi dengan menyirami tanaman yang sedang layu. Mereka tampak seperti kehausan setelah menyerap sinar matahari tanpa adanya penolakan. 

Sampai hujan turun lebat sampai penulis melihat seekor kucing tampak asyik menelusuri gedung besar yang digunakan sebagai tempat pertemuan atau pertunjukan event-event tertentu. Kucing yang mempunyai bulu bercorak hitam keputihan ini tampak takut melihat hujan yang turun sekitar gedung besar tersebut. Dengan wajah polos kucing itu sambil mencari makan mengisi kekosongan perut selama beberapa jam menahan rasa lapar. 

Seekor Kucing Hitam Keputihan Menikmati Makanan yang Tergeletak Teras Gedung/ Doc. Pribadi

Dari kejauhan penulis melihat dari kucing terdampar di tepian gedung besar yang disebut oleh masyarakat sekitar sebagai Auditorium. Secara difinisi Auditorium adalah ruangan besar di sebelah bangunan untuk mendengarkan ceramah. Kucing itu sangat menikmati makanan ada di depannya tanpa melihat arah kanan dan kiri. Satu demi satu makanan yang berbentuk bintang empat mulai berkurang.


Penulis juga menyaksikan langsung dari awal kucing hitam keputihan mencari makan dalam suasana hujan sekitar Auditorium. Melihat hujan yang semakin deras kucing itu tidak berani untuk lari aktivas masyarakat yang tidak jauh darinya. Dengan fokus memakan snack kucing tersebut sambil melirik dengan posisi berbaring ke samping. 
Seekor Kucing Menunggu Hujan Berhenti Sambil Berbaring Menyamping/ Doc. Pribadi

Dengan tatapan yang tajam melihat ke arah Utara Penulis mengamati bahwa kucing tersebut akan melakukan perjalanan selanjutnya. Tidak menunggu lama hujan deras perlahan mulai berhenti dan kucing itu perjalanannya kembali. 



Post a Comment

0 Comments